9 Tips Teknik Menggunakan Flash External dengan Efektif

9 Tips Teknik Menggunakan Flash External dengan Efektif – Flash eksternal adalah perlengkapan fotografi yang krusial untuk dimiliki. Namun, tak sedikit pula orang yang membelinya tidak tahu cara memanfaatkan potensialnya dengan baik. Karena itu, panduan tips teknik menggunakan flash external ini dibuat khusus untuk kamu.

9 Tips Teknik Menggunakan Flash External dengan Efektif

Mempunyai perlengkapan ini akan membantu kamu dalam jangka panjang, khususnya dalam hal pencahayaan supaya gambar mendapatkan penerangan yang cukup. Flash eksternal sendiri memancarkan cahaya tegak lurus yang tajam. Itu kurang baik untuk menyinari objek.

Sebagai gantinya, perlengkapan ini bisa dikelola dengan cara memantulkan cahaya atau menyebarkan dengan softbox untuk mendapatkan efek eksposur yang menawan. Jika kamu ingin menguasai cara menggunakan flash eksternal atau lampu kilat ini, baca terus untuk menemukan jawabannya!

Tips Teknik Menggunakan Flash External

Di akhir pembahasan ini, kamu akan menguasai tips-tips dasar bagaimana cara menghasilkan gambar yang sempurna dengan pemanfaatan lampu kilat. Langsung saja, simak dan terapkan sembilan tips berikut untuk mendapatkan foto bak jepretan seorang profesional:

1. Tahu Kapan Harus Pakai Flash

Tidak setiap saat kamu butuh flash untuk mengambil gambar. Memaksakan menggunakan flash setiap saat terkadang tidak memberikan efek apa-apa. Aturannya, hanya gunakan flash apabila situasi gelap dan tidak ada cahaya alami yang menembus masuk ke frame.

Flash bisa digunakan di pengaturan dalam maupun luar ruangan. Ketika mengambil gambar di malam hari, pastikan kamu mengatur flash secara tepat supaya tidak mengakibatkan efek mata merah yang mana mengganggu hasil foto.

Sedangkan di dalam pengaturan yang banyak cahaya, akan membuat objek terlihat lebih terang dibandingkan sekitarnya. Ini membantu menciptakan fokus yang jelas. Selain digunakan sebagai penerangan, flash juga dapat dimanfaatkan untuk membuat efek bayangan dan sorotan menarik.

Ada aturan pencahayaan dalam fotografi yang bisa kamu pelajari secara detail di internet. Itu mencakup teknik di mana cahaya hanya menyoroti setengah, sepertiga atau lebih untuk mendapatkan cahaya yang lembut atau keras.

2. Pantulkan Cahaya dengan Reflector

Reflector bisa dijadikan pilihan untuk mendampingi tips teknik menggunakan flash external ini. perlengkapan fotografi ini membantu supaya cahaya keras dari flash bisa lebih lembut ketika mengenai objek. Caranya dengan mengarahkan kepala lampu ke reflector.

Sehingga hanya pantulan cahaya saja yang menyinari objek. Selain menggunakan reflector, ada beberapa cara lain untuk mendapatkan efek yang sama. Misalnya memantulkan lampu flash ke langit-langit, dinding belakang, dinding samping dan lain sebagainya.

Memantulkan cahaya juga akan membuat eksposur menyebar secara rata dan luas. Beda halnya jika hanya menggunakan flash eksternal sendiri yang jangkauan cahayanya lebih sempit.

3. Pengaturan Shutter Speed

Shutter speed sebaiknya diatur sedemikian rupa ketika bekerja dengan lampu flash. Ketika menyetelnya supaya cepat, hasilnya justru kurang bagus karena shutter harus selaras dengan flash. Namun, menggunakan shutter speed yang lebih cepat bisa membuat aperture terbuka lebih lebar.

Untuk memudahkan menentukan kecepatan yang tepat, kamu bisa menentukan bagaimana efek yang diinginkan. Ini bisa disesuaikan tergantung pengaturan cahaya yang ada. Ketika berada di luar ruangan dan di bawah sinar matahari, memilih shutter speed cepat dapat menjadi pilihan yang bagus.

Semakin cepat shutter speed, maka semakin terang gambar yang dihasilkan. Bebaskan kreativitas kamu untuk menemukan pengaturan terbaik dengan pengaturan cahaya pada saat itu.

4. Tidak Menggunakan Flash pada Objek yang Jauh

Tips teknik menggunakan flash external adalah memaksimalkan potensi yang sudah dimilikinya. Kamu tidak butuh benda ini jika ingin mengambil gambar dengan objek yang sangat jauh. Sekali pun cahaya sampai ke subjek, hasilnya tidak terlalu terlihat pada kamera.

Jadi, sama saja kamu membuang-buang waktu. Bahkan parahnya, terkadang lampu flash di arah yang tidak tepat justru menimbulkan efek yang tak diinginkan.

5. Baca Buku Panduan Lampu Flash

Saat kamu membelinya, pasti produk dibekali dengan buku panduan tentang cara menggunakannya. Pelajari dan ketahui spesifikasi dari lampu tersebut, mulai dari tipe, kekuatan sinar, merek dan lain sebagainya.

Mengetahui spesifikasi secara jelas bisa membantu kamu menggunakan mode pemotretan terbaik. Pasalnya, setiap merek mempunyai cara kerja yang sedikit berbeda antara satu dengan yang lain.

6. Atur ISO supaya Mendukung

Tips teknik menggunakan flash external tentu belum cukup kalau tidak memasukkan tips ini. Sebelum mengambil foto, pastikan ISO sudah diatur dengan baik.

ISO yang rendah lebih cocok digunakan pada situasi di ruangan yang memadai, misalnya di dalam rumah, ruang kantor, atau luar ruangan.

Sebaliknya, ISO di atas 2000 pas dipilih apabila ingin mengambil gambar dalam kondisi kurang memadai, seperti di malam hari, atau ruangan luas dengan jarak yang jauh ke objek.

7. Hindari Menggunakan Flash Jika Objek Terlihat Pucat

Dalam beberapa kasus, mematikan lampu flash eksternal adalah pilihan terbaik. Misalnya jika cahaya membuat wajah terlihat pucat, bahkan saturasi objek pun menjadi berantakan.

Hal ini diakibatkan oleh penerangan yang terlalu dekat atau terlalu keras. Apabila kamu tidak ingin gambar terlihat terlalu terang, cek pengaturan flash eksternal supaya tidak terjadi masalah ini.

8. Posisikan Lampu Flash Secara Kreatif

Fotografi adalah hobi yang meminta penggemarnya untuk memiliki kreativitas tinggi. Memposisikan lampu flash di tempat-tempat tak biasa menjadi bagian dari tips teknik menggunakan flash external. Kamu mungkin sering mengambil foto dengan flash tegak lurus ke objek.

Itu juga tidak masalah. Tetapi kamu harus mencoba meletakkan lampu flash di atas, bawah, atau belakang subjek untuk mendapatkan hasil yang mencengangkan. Selama cahaya masih menjangkau subjek, bagaimana pun posisi lampu flash, bisa dibilang sah-sah saja.

Beberapa fotografer profesional menempatkan lampu flash secara berlawanan dari sumber cahaya utama. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan foto di mana cahaya hanya mengisi penuh, setengah, atau hanya bayangan.

Tinggal disesuaikan dengan gaya fotografi yang diinginkan. Terlebih cahaya sangat fleksibel, kamu bisa bermain-main untuk menemukan arah yang tepat.

9. Sebarkan Cahaya dengan Softbox

Tips terakhir menggunakan bantuan softbox, yaitu aksesoris yang membantu menyebarkan cahaya secara sempurna. Softbox bisa dilipat dan ringan, sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Menggunakan softbox sebagai pendamping lampu eksternal akan membawa perubahan dramatis.

Ukurannya bervariasi, ada yang kecil dan juga besar. Masing-masing memiliki kapasitas berbeda dalam hal melembutkan dan menyebarkan cahaya. Semakin besar, maka cahaya akan semakin lembut, bahkan membuat objek seolah bersinar alami. Inilah mengapa aksesoris ini wajib dimiliki.

Tidak seperti menggunakan flash eksternal, softbox akan mencegah terbentuknya bayangan yang tajam. Kamu bisa meletakkannya pada dudukan lampu supaya lebih tinggi dan cahaya bisa menyebar secara luas. Mintalah bantuan rekan untuk mendapatkan pengaturan yang tepat.

Sebagai tips tambahan, sebaiknya gunakan remote control untuk mengaktifkan lampu kilat dan kamera dari jarak jauh. Dengan begitu kamu bisa lebih mudah menyatukan cahaya flash dengan cahaya di sekitar.

Tips Teknik Menggunakan Flash External dengan Efektif tidak cukup jika hanya dibaca. Jadi, silakan luangkan waktu sebanyak-banyaknya untuk berlatih. Kamu juga bisa meniru bagaimana fotografer andal mengatur pencahayaan, dengan begitu kamu akan terbiasa dalam menciptakan pencahayaan yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.