9 Tips Memotret Studio Fotografi di Rumah yang Wajib Diketahui

9 Tips Memotret Studio Fotografi di Rumah yang Wajib Diketahui – Banyak orang yang bermimpi mempunyai studio besar lengkap dengan berbagai aksesoris fotografi, namun kamu bisa mendirikan studio mini di dalam rumah, lho. Dengan menerapkan panduan tips memotret studio, kamu akan lebih siap mengeksekusi di studio yang terbatas.

9 Tips Memotret Studio Fotografi di Rumah yang Wajib Diketahui

Kuncinya, sesuaikan luas studio dengan jenis fotografi. Foto produk hanya membutuhkan meja dengan backdrop sederhana. Sementara studio sebesar kamar tidur lebih sesuai jika kamu ingin mengambil gambar model atau fashion.

Memang merencanakan bagaimana studio didirikan di ruangan mungil lumayan membuat pusing. Tetapi tidak ada kata mustahil bagi fotografer yang berkomitmen. Kamu harus bisa memanfaatkan ruangan kosong di rumah untuk menjadi studio, selebihnya ada di gaya fotografi kamu.

Tips Memotret Studio di Rumah

Set pencahayaan dan lensa juga mempunyai pengaruh besar supaya hasil foto yang diambil terlihat sempurna, meski diambil di studio kecil. Kembangkan pengalaman dengan rajin bereksperimen. Untuk mengawali langkah besar kamu, mari pahami tips fotografi hebat di studio sebagai berikut:

1. Selalu Tangkap dalam Format RAW

Ketika bekerja dengan kamera profesional, selalu potret dalam format RAW dibandingkan format gambar lainnya. Ini adalah kunci emas yang perlu diketahui oleh setiap fotografer. Menangkap gambar dalam format RAW akan memastikan segala detail tersimpan dengan baik.

Namun beberapa orang tidak memilih format ini karena sulit diedit. Alternatifnya, pilih format JPEG jika gambar tidak ingin terlalu dikompresi secara drastis.

Pasalnya retensi terhadap detail penting untuk diperhatikan. Soal warna, kontras, eksposur dan lain sebagainya bisa disesuaikan pada aplikasi edit foto nantinya.

2. Gunakan Single Point Focus

Dalam hal tips memotret studio, fokus mempunyai dampak yang besar dalam menciptakan gambar yang berkualitas.

Salah memiliki fokus adalah kesalahan fatal, karena sangat sulit diperbaiki di aplikasi editing. Guna menyelamatkan kamu dari berbagai keresahan, selalu gunakan fokus yang tepat saat memotret.

Single Point Focus bisa dijadikan pilihan jika kamu lebih praktis. Sistem grid kamera akan membidik di mana titik fokus terbaik secara otomatis. Jadi kamu tinggal bersiap untuk menangkapnya.

Fitur canggih ini sangat bermanfaat dan hemat waktu. Pilih bagian mana yang ingin menjadi titik fokus. Satu ketidaksempurnaan saja bisa berakhir menjadikan potret terlihat kurang eye-catching. Bangun ambience yang tepat untuk menyuguhkan potret dengan suasana yang drastis dan tajam.

3. Aktif Bergerak Mencari Sudut Pandang

Dua pengaturan yang tak boleh dilewatkan dalam fotografi adalah komposisi dan eksposur. Keduanya saling berkaitan untuk menciptakan potret yang hebat. Kamu harus percaya diri dalam menerapkan komposisi foto yang layak. Aturan sepertiga adalah komposisi yang paling populer.

Cobalah bergerak secara aktif, misalnya arahkan kamera ke bawah, atas, miring atau bahkan selevel dengan lantai untuk mendapatkan angle yang unik. Mainkan kreativitas kamu dan lihat hasil fotonya.

Keluar dari zona nyaman dengan melanggar aturan fotografi bisa kamu jadikan strategi untuk menghasilkan gambar di studio mungil.

4. Perbesar dan Perkecil Objek Gambar

Fotografi adalah seni yang tak terikat cara bagaimana kamu mengambil gambar. Tips memotret studio ini melibatkan penggunaan lensa zoom.

Trik ini bisa dimanfaatkan untuk menemukan sudut pandang baru yang bisa cocok dengan komposisi objek. Mengganti menggunakan lensa prime juga akan menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik, namun jangan berekspektasi kalau kinerja zoom-nya akan maksimal.

Lensa prima akan menunjukkan hasil fotografi yang konsisten, menjadikannya sebagai salah satu lensa yang harus kamu miliki apabila ingin membangun karier sebagai fotografer studio.

Potret yang diambil dengan memperbesar dan memperkecil bidikan menghasilkan gambar yang kreatif. Cara yang bagus untuk membangun portofolio fotografi.

5. Temukan Sumber Pencahayaan yang Bagus

Salah satu keuntungan dari fotografi studio adalah kamu mempunyai kontrol penuh terhadap pencahayaan di dalam ruangan. Tidak seperti ketika di luar yang mana pencahayaan lebih terbatas. Kamu harus menginvestasikan waktu untuk menemukan pencahayaan terbaik dj studio rumah.

Tanpa pencahayaan yang bagus, gambar akan terlihat gelap. Tentunya itu tidak menarik untuk dilihat. Objek perlu terekspos secara proporsional sehingga daya tariknya terlihat dengan jelas. Kamu bisa menggunakan flash kamera atau flash external.

Cahaya alami dari jendela juga sumber pencahayaan natural yang bagus. Gunakan softbox dan reflector supaya cahaya menyinari objek secara lembut. Dengan begitu, kamu tak akan menghabiskan banyak waktu menyetel eksposur pada tahap editing.

6. Fokus pada Mata Subjek

Bekerja dengan model cukup sulit. Kamu harus bisa menangkap ambience di sekitar, sekaligus memandu subjek tetap menjadi fokus utama.

Terapkan tips memotret studio ini, yaitu dengan membidik kamera ke arah mata subjek. Mata menceritakan banyak ekspresi, sehingga gambar yang dihasilkan pun terlihat menarik.

Mengarahkan kamera supaya selevel dengan mata akan membuat kesan seolah subjek tersebut sedang menatap atau mengajak bicara kamu.

Pose ini akan terlihat natural. Lagi-lagi, cobalah bereksperimen dari berbagai sudut dan kamu akan menemukan ekspresi mata yang lebih tajam maupun lembut.

7. Tetap Relevan dengan Objek

Apa yang kamu tangkap? Apakah objek tak bergerak atau subjek seorang model? Kamu harus lebih terbuka jika bekerja dengan model. Pahami bagaimana kamu bisa membuat model di hadapanmu terlihat nyaman. Memang ini adalah tantangan tersendiri.

Cairkan es yang mungkin ada dengan menanyakan hal-hal yang relevan kepada subjek. Misalnya tanyakan hobi atau berikan pujian atas penampilannya.

Temukan kesamaan dengan subjek, lalu jadikan itu sebagai topik obrolan selama fotografi berlangsung. Dengan begitu, model akan lebih rileks ketika lensa disodorkan ke arah mereka.

8. Pilih Lensa Kamera yang Sesuai

Tips memotret studio ini seharusnya sudah tertanam dalam otak fotografer. Kunci mendapatkan gambar yang berkualitas adalah menggunakan lensa yang sesuai. Memilih lensa portrait untuk mengambil gambar serangga tidak akan memaksimalkan hasilnya.

Beberapa lensa juga menyebabkan efek distorsi jika digunakan untuk mengambil gambar secara wide. Alhasil, gambar terlihat seperti diregangkan. Apabila kamu belum mengenali jenis-jenisnya, pastikan meluangkan diri untuk mempelajarinya.

Untuk foto di studio, kamu bisa memilih lensa telefoto pendek supaya hasilnya terlihat lebih lembut. Dan yang paling penting, kamu harus bekerja memastikan supaya mata audiens terpaku pada subjek tanpa terganggu oleh detail dan prop di latar belakang.

9. Gunakan Tripod dan Remote Control

Kedua benda ini termasuk perkakas dasar yang wajib kamu miliki di studio foto. Alasannya bukan rahasia lagi selain memberikan kemudahan dalam bekerja. Tripod akan mencegah tangan pegal atau kamera bergerak setelah memencet tombol tembak.

Sedangkan remote control akan memudahkan kamu untuk berinteraksi lebih dekat dengan subjek. Kamu bisa membantu mereka mengontrol pose atau raut wajah, lalu menangkap gambar tanpa harus di depan kamera. Jadi tidak perlu bolak-balik.

Remote control akan sangat bermanfaat, terutama jika subjeknya adalah hewan yang mana sulit diam di tempat.

Itu hanya sejumlah tips memotret studio dasar yang bisa membantu kamu menghasilkan gambar menakjubkan di rumah. Selebihnya, eksekusi untuk mengembangkan kemampuan fotografi studio. Minta teman untuk jadi model. Nantinya kamu akan menemukan gaya fotografi yang cocok denganmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.